Sayangnya Ibu hamil tidak boleh sembarang menggunakan kosmetik karena khawatir kalau hal tersebut akan mengganggu janin dalam kandungannya. Oleh karena itu, memilih pemutih kulit saat hamil harus dilakukan dengan hati-hati. Apalagi jika Ibu ingin membeli pemutih tanpa meminta rekomendasi dari dokter kandungan.
Hal ini sangat penting untuk diperhatikan karena seringkali Ibu tergoda melihat produk-produk pemutih yang beredar di pasaran yang berharga murah. Dengan harganya yang murah, tentulah Ibu harus berhati-hati dengan kandungannya. Karena bisa saja kandungan dalam produk tersebut berbahaya untuk kulit, terlebih lagi jika Ibu sedang hamil.
Berikut ini adalah beberapa zat yang harus dihindari saat hamil:
-
Hydroquinon
-
Mercury
-
Retinoid
Kalaupun Anda ingin membuat kulit menjadi lebih putih, berikut ini adalah tips memilih pemutih kulit saat hamil:
- Jika Anda sering beraktifitas di luar ruangan, sebaiknya Anda mengguakan sunblock dengan SPF 30 untuk mencegah agar kulit tidak menjadi lebih gelap. Gunakan kembali sunblock setiap 3 jam.
- Sebaiknya Anda menggunakan masker yang terbuat dari bahan alami agar wajah terlihat lebih putih dan berseri. Namun Anda baru bisa melakukan hal ini pada trimester kedua.
- Jika Anda ragu terhadap produk kecantikan yang Anda gunakan, sebaiknya Anda berkonsultasi dengan dokter kulit dan dokter kandungan. Karena biasanya bukan hanya krim pemutih yang mengandung zat berbahaya, pewarna rambut, lipstick, obat jerawat dan bedak juga bisa saja mengandung zat pengawet yang berbahaya.
- Berhati-hatilah jika ada yang menyebutkan kalau krim pemutih bisa memberikan efek pemutih hanya dalam beberapa hari karena krim tersebut pastilah mengandung merkuri yang berbahaya.

















