Salah satu pengalaman tidak terlupakan menjadi Ibu baru adalah ketika menyusui. Seringkali Ibu menemukan hal-hal yang tidak pernah disangka sebelumnya dan membuat Ibu terkejut. Selain itu, Ibu juga harus mempelajari banyak hal tentang menyusui, salah satunya adalah tanda bayi suda kenyang dan tidak mau lagi menyusu. Dengan mengetahui hal tersebut, maka Ibu bisa memberikan ASI dalam jumlah yang cukup kepada buah hati.
Namun seringkali bayi tidak memiliki tanda yang spesifik ketika sudah kenyang atau puas menyusu. Karena bisa saja Anda mengira bahwa dia sudah puas menyusu, kenyang dan mengantuk tapi ternyata mereka terbangun dan menangis karena ingin menyusu ketika Anda menjauhkan payudara dari mulutnya.
Seringkali juga Anda menidurkannya di tempat tidur karena merasa bahwa dia sudah kenyang setelah menyusu. Tapi ternyata setelah meninggalkannya, mereka kemudian terbangun dan menangis. Andapun berinisiatif untuk kembali menyusuinya. Bahkan ketika dia menyusui, dia mengisap payudara Anda seolah sedang begitu lapar dan belum pernah menyusu.
Satu hal yang harus Anda perhatikan adalah Anda harus mengetahui seberapa lama buah hati Anda akan menyusu. Ingatlah bahwa bayi tidak tahu waktu yang mereka butuhkan untuk menyusu. Mereka juga tidak tahu berapa banyak susu yang akan mereka minum. Yang diketahui oleh bayi hanyalah menyusu saat lapar, tidur dan bermain.
Hal lain yang harus Anda perhatikan adalah jumlah ASI yang diperlukan bayi dalam setiap sesi menyusui mungkin saja berbeda. Jadi biarkan dia menyusu selama yang dia mau. Jika memang dia menyusu pada salah satu payudara Anda, biarkan dia menyusu hingga merasa kenyang. Kalau Anda merasa lelah namun dia masih merasa lapar, pindahkan dia pada payudara yang lainnya.
Namun ketika dia menunjukkan tanda kalau sudah mengantuk dan sudah berhenti menyusu dengan tidak lagi menghisap payudara Anda, maka Anda boleh melepaskannya. Ketika dia beristirahat, gunakan juga waktu itu untuk beristirahat. Dengan begini, Anda bisa tetap mendapatkan istirahat yang cukup meskipun sedang mengurus buah hati Anda. Ingatlah bahwa Ibu hamil juga membutuhkan waktu istirahat yang cukup agar pasokan ASInya bisa lancar.

















