Sakit kepala berbeda dengan migrain. Migrain terjadi karena adanya peradangan di daerah kepala sehingga menyebabkan pelebaran pada pembuluh darah dan menyebabkan nyeri. Gejala dari migrain ini biasanya adalah kepala berdenyut, rasa nyeri yang tajam, hilangnya nafsu makan, mual, muntah dan perasaan lemas.
Adapun penyebab migrain pada Ibu hamil adalah peningkatkan hormon estrogen, progesteron atau endorfin. Tidak hanya itu, migrain juga bisa disebabkan oleh suara yang terlalu bising, cahaya yang terlalu terang serta beberapa bahan kimia yang terkandung di dalam makanan seperti intoleransi laktosa, ikan kering, MSG dan makanan yang difermentasi. Selain itu, perubahan tekanan udara, cuaca dan hormon juga menjadi penyebab migrain pada Ibu hamil.
Jika ibu tidak mengkonsumsi obat migrain secara sembarangan, maka masalah kesehatan ini tidak akan mengganggu tumbuh kembang janin dalam kandungan. Tapi Anda juga tidak menganggap enteng masalah ini karena sebuah hasil penelitian menemukan bahwa penderita penyakit ini memiliki resiko untuk terkena berbagai masalah kesehatan yang berbahaya seperti jantung, stroke, masalah vaskulas, pembekuan darah dan preekslampsia.
Meskipun migrain dapat diobati, namun akan lebih baik jika Anda mencegah migrain. Yang perlu Anda lakukan adalah dengan mengurangi atau bahkan menghindari asupan makanan yang bisa menyebabkan migrain.
Berikut ini adalah cara alami mengobati migrain untuk Ibu hamil:
-
Mendapatkan Istirahat yang Cukup
-
Mengompres Kepala
-
Mencegah Dehidrasi

















