DoYaN News

Menjadi Lawan Bicara yang Baik

Penyebab kebosanan dalam obrolan adalah pembicaraan yang tidak nyambung atau lawan bicara yang tidak fokus. Padahal untuk menjadi lawan bicara yang baik, Anda harus menghindari kedua hal ini.

Dengan membuat orang lain nyaman bicara dengan Anda, maka Anda bisa menjadi lebih dekat dengan orang tersebut dan Anda juga akan disukai oleh banyak orang.
Berikut ini adalah cara menjadi lawan bicara yang baik:

  • Hilangkan Rasa Grogi

Saat Anda grogi, pasti Anda tidak bisa melihat mata dan wajah lawan bicara Anda. Padahal hal ini bisa saja dianggap tidak sopan oleh lawan bicara. Olah karena itu, Anda harus menghilangkan rasa grogi Anda dengan berusaha untuk tetap tenang. Selain itu, Anda juga bisa melihat daerah lain dari wajahnya seperti dahi, hidung atau bibirnya.

  • Pemilihan Topik dari Kedua Belah Pihak

Saat memilih topik, pastikan kalau lawan bicara Anda juga menyukai topik tersebut. Jangan sampai Anda hanya membicarakan hal yang Anda sukai tapi tidak dengan lawan bicara Anda. Misalnya saja lawan bicara Anda suka dengan salah satu artis Korea, bahaslah segala hal tentang film atau album terbarunya.

  • Tidak Memotong Pembicaraan

Apapun alasannya, memotong pembicaraan adalah hal yang tidak sopan dan bisa membuat lawan bicara menjadi tidak nyaman. Oleh karena itu, hindarilah hal-hal seperti itu. Memotong pembicaraan juga akan membuat lawan bicara Anda merasa kalau Anda tidak memberinya kesempatan untuk bicara.

  • Pastikan Pertanyaan Anda Terjawab Satu Persatu

Setelah Anda memberikan satu pertanyaan, pastikan kalau lawan bicara Anda selesai menjawabnya sebelum Anda mengajukan pertanyaan lain. Ingatlah bahwa seseorang tidak bisa menyelesaikan banyak hal dalam waktu yang berdekatan. Tidak hanya itu, hal itu menandakan kalau Anda sudah tidak mau mendengar penjelasan dari lawan bicara Anda sehingga kembali mengajukan pertanyaan baru.

  • Tidak Memperdebatkan Hal Sepele

Dalam sebuah percakapan, pasti Anda akan dihadapkan pada perbedaan pendapat. Tapi pastikan kalau perbedaan pendapat yang Anda alami tidak sampai membuat Anda terperangkap dalam perdebatan yang tidak penting. Karena bisa saja perbedatan tersebut juga tertuju pada penghinggan.

  • Tidak Mendominasi Pembicaraan

Meskipun Anda tahu lebih banyak, tapi jangan sampai Anda mendominasi pembicaraan. Pastikan kalau Anda dan lawan bicara memiliki proporsi yang sama dalam percakapan. Karena mendominasi percakapan juga akan menunjukkan kalau Anda adalah orang yang egois.


DoYaN News