Penyebab kebosanan dalam obrolan adalah pembicaraan yang tidak
nyambung atau lawan bicara yang tidak fokus. Padahal untuk menjadi lawan
bicara yang baik, Anda harus menghindari kedua hal ini.
Dengan membuat
orang lain nyaman bicara dengan Anda, maka Anda bisa menjadi lebih dekat
dengan orang tersebut dan Anda juga akan disukai oleh banyak orang.
Berikut ini adalah cara menjadi lawan bicara yang baik:
Saat Anda grogi, pasti Anda tidak bisa melihat mata dan wajah lawan
bicara Anda. Padahal hal ini bisa saja dianggap tidak sopan oleh lawan
bicara. Olah karena itu, Anda harus menghilangkan rasa grogi Anda dengan
berusaha untuk tetap tenang. Selain itu, Anda juga bisa melihat daerah
lain dari wajahnya seperti dahi, hidung atau bibirnya.
-
Pemilihan Topik dari Kedua Belah Pihak
Saat memilih topik, pastikan kalau lawan bicara Anda juga menyukai
topik tersebut. Jangan sampai Anda hanya membicarakan hal yang Anda
sukai tapi tidak dengan lawan bicara Anda. Misalnya saja lawan bicara
Anda suka dengan salah satu artis Korea, bahaslah segala hal tentang
film atau album terbarunya.
Tidak Memotong Pembicaraan
Apapun alasannya, memotong pembicaraan adalah hal yang tidak sopan
dan bisa membuat lawan bicara menjadi tidak nyaman. Oleh karena itu,
hindarilah hal-hal seperti itu. Memotong pembicaraan juga akan membuat
lawan bicara Anda merasa kalau Anda tidak memberinya kesempatan untuk
bicara.
-
Pastikan Pertanyaan Anda Terjawab Satu Persatu
Setelah Anda memberikan satu pertanyaan, pastikan kalau lawan bicara
Anda selesai menjawabnya sebelum Anda mengajukan pertanyaan lain.
Ingatlah bahwa seseorang tidak bisa menyelesaikan banyak hal dalam waktu
yang berdekatan. Tidak hanya itu, hal itu menandakan kalau Anda sudah
tidak mau mendengar penjelasan dari lawan bicara Anda sehingga kembali
mengajukan pertanyaan baru.
-
Tidak Memperdebatkan Hal Sepele
Dalam sebuah percakapan, pasti Anda akan dihadapkan pada perbedaan
pendapat. Tapi pastikan kalau perbedaan pendapat yang Anda alami tidak
sampai membuat Anda terperangkap dalam perdebatan yang tidak penting.
Karena bisa saja perbedatan tersebut juga tertuju pada penghinggan.
-
Tidak Mendominasi Pembicaraan
Meskipun Anda tahu lebih banyak, tapi jangan sampai Anda mendominasi
pembicaraan. Pastikan kalau Anda dan lawan bicara memiliki proporsi yang
sama dalam percakapan. Karena mendominasi percakapan juga akan
menunjukkan kalau Anda adalah orang yang egois.