Adapun gejala ruam popok pada bayi adalah:
Hal pertama yang harus Anda lakukan adalah memeriksa bokongnya. Ketika terkena ruam popok, maka kulit yang berada di sekitar bokongnya akan menjadi merah dan bengkak. Yang lebih parah adalah ruam ini tidak hanya akan terjadi pada bokong tapi juga disekitar kelamin dan paha bayi. Oleh karena itu, Anda harus jeli ketika memeriksa daerah ini.
Hal kedua yang bisa Anda perhatikan adalah ketika dia menjadi lebih serig menangis. Ketika dia menangis padahal tidak sedang lapar atau mengantuk serta tangisannya berubah menjadi lebih lama dan lebih kencang, sebaiknya Anda segera memeriksa beberapa bagian tubuhnya.
Anda harus berhati-hati ketika anak terkena ruam popok karena ada hal tersebut akan berdampak pada masa depannya. Ketika bokong anak terasa perih, nyeri atau gatal karena ruam, dia pasti akan lebih sering menangis dan lebih rewel. Dia juga akan menjadi tidak nyaman. Ketika anak merasa tidak nyaman, maka diapun akan menjadi sulit tidur. Karena rasa nyeri akibat ruam ini seringkali terbawa hingga tidurnya. Ketika mengalami sulit tidur, maka waktu istirahatnya akan berkurang. Padahal bayi membutuhkan istirahat yang cukup agar bisa berkembang dengan baik.
Jadi dengan kata lain, masalah yang terlihat sepele seperti ruam popok ini ternyata bisa mengakibatkan dampak yang cukup berbahaya untuk bayi. Oleh karena itu, sangat penting bagi Anda untuk memperhatikan masalah ruam popok ini. Pastikan kalau Anda memakaikan popok secara benar dan tepat. Pastikan kalau Anda mengeringkan kelamin dan bokongnya sebelum menggunakan popok.
Sebenarnya ada cara mudah untuk mencegah ruam popok, yaitu dengan memakaian popok kain pada bayi. Meskipun terlihat lebih repot, tapi kain memiliki resiko yang lebih kecil untuk mengakibatkan ruam popok pada bayi.

















