Penelitian ini melibatkan 5.699 orang, dimana 1.941 orang menghisap rokok biasa dan 3.758 orang menghisap rokok mentol. Selain penyakit yang disebabkan, penelitian ini juga menemukan bahwa anak muda adalah kelompok yang paling banyak menghisap rokok mentol.
Pada awalnya, penelitian ini menemukan hasil bahwa perokok biasa memiliki resiko yang lebih besar untuk mengalami batuk kronis, penumpukan lendir pada saluran pernapasan serta terkena penyakit pernapasan daripada perokok mentol. Jadi Anda bisa menduga kalau rokok mentol ternyata “lebih sehat” daripada rokok biasa.
Tapi penelitian tidak sampai disini. Para peneliti masih terus melakukan penelitian hingga 18 bulan lamanya. Setelah itu, mereka menemukan bahwa ternyata perokok biasa memiliki paru-paru yang lebih sehat daripada perokok mentol. Tidak hanya itu, para perokok mentol juga memiliki resiko yang lebih besar untuk mengalami kesulitan bernapas, napas yang pendek serta sulit untuk berjalan.
Selain itu, bahaya rokok mentol juga adalah bisa menyebabkan penyakit berikut ini:
-
Paru-Paru
-
Stroke
Meskipun rokok mentol lebih berbahaya dari rokok biasa, tapi tidak berarti kalau Anda bisa merokok dengan menggunakan rokok non mentol. Karena meskipun resikonya lebih kecil, tapi yang namanya rokok tetap saja berbahaya untuk pengisapnya maupun orang-orang di sekelilingnya. Jadi akan lebih baik kalau Anda berusaha untuk berhenti merokok.
Kalaupun sulit bagi Anda untuk bisa segera berhenti merokok, maka Anda bisa mulai menghindari rokok mentol. Rokok mentol memang memiliki sensasi yang lebih nikmat daripada rokok biasa. Namun efek kesehatan yang bisa ditimbulkan oleh rokok mentol jauh lebih berbahaya daripada roko biasa.

















