Ibu harus selalu menjaga kesehatannya saat sedang hamil ataupun saat
menyusui. Karena seringkali masalah kesehatan yang dialami Ibu juga akan
berpengaruh pada bayinya. Salah satu penyakit yang sering dialami Ibu
adalah sakit kepala.
Meskipun Ibu merasa begitu sakit, tapi Ibu tidak
boleh mengkonsumsi sembarangan obat karena hal tersebut akan berpangaruh
pada bayinya. Jadi akan lebih baik jika Ibu menghindari penyebab sakit
kepala saat menyusui. Sakit kepala ini biasanya disebabkan oleh
peningkatan hormon estrogen.
Selain itu, berikut ini adalah penyebab sakit kepala saat menyusui:
Sangat disarankan untuk menyusui dengan posisi yang tidak tepat
karena jiak tidak makan saraf yang terdapat di leher akan terasa tegang
dan kepala merasa tidak nyaman. Hal inilah yang kemudian akan
menyebabkan sakit kepala. Adapun posisi menyusui yang bisa menyebabkan
sakit kepala adalah duduk tanpa sandaran atau mengambil posisi duduk
saat menyusu dengan bahu melengkung.
-
Tidak Mendapatkan Istirahat yang Cukup
Pola tidur saat baru saja melahirkan biasanya berubah karena bayi
yang begadang di malam hari. Hal inilah yang membuat Anda kurang tidur
sehingga tekanan darah menurun dan terjadi masalah pada peredaran darah.
Hal inilah yang kemudian membuat Ibu mengalami sakit kepala.
Seringkali Ibu tidak mencukupi kebutuhan cairan dalam tubuhnya saat
menyusui. Padahal Ibu yang menyusui akan mengeluarkan berbagai cairan
dalam tubuhnya seperti keringat, urin dan tentu saja ASI. Jika jumlah
cairan yang masuk tidak sebanding dengan yang keluar, maka darah akan
menjadi lebih pekat sehingga menyebabkan hambatan pada aliran darah di
seluruh tubuh. Kondisi inilah yang kemudian menyebabkan sakit kepala.
Banyak Ibu menyusui yang mengalami stres dan ada banyak hal yang
menyebabkan hal tersebut. Beberapa hal yang membuat Ibu merasa stres
saat menyusui adalah khawatir tidak bisa mencukupi ASI, khawatir
terhadap masa depan anaknya atau merasa bosan dengan rutinitas. Stres
yang dialami Ibu inilah yang kemudian akan memicu unsur kimia yang
membuat aliran darah yang menuju ke kepala terhambat. Jika aliran darah
terhambat, maka kepala tidak akan mendapatkan asupan oksigen yang cukup
sehingga menyebabkan sakit kepala.