DoYaN News

Memasang Ubuntu Pada Chromebook

Chromebook bukanlah browser web, itu adalah laptop Linux. Anda bisa dengan mudah memasang Linux sejalan dengan Chrome OS dan dapat secara langsung berpindah dari satu OS ke OS lainnya dengan sebuah hotkey, tidak perlu melakukan rebooting. Artikel ini akan menjelaskan cara memasang Ubuntu pada Chromebook dengan menggunakan Crouton.

Mengaktifkan Developer Mode

Sebelum Anda melakukan berbagai macam hacking, Anda harus mengaktifkan Developer Mode pada Chromebook Anda. Chromebook normalnya ‘dikunci’ karena alasan keamanan, dan hanya bisa melakukan booting pada OS yang telah ditandai, memeriksanya jika ada gangguan, dan mencegah pengguna dan apikasi untuk memodifikasi ‘inti’ OS. Developer Mode mampu membuat Anda mematikan semua fitur keamanan ini, dan Anda bisa mengutak-atik laptop Anda.
Setelah mengaktifkan Developer Mode, Anda bisa mengakses terminal Linux didalam Chrome OS dan melakukan apa yang Anda inginkan.

Untuk mengaktifkan Developer Mode pada Samsung Chromebook atau Chromebook Pixel, tekan dan tahan tombol ESC + Refresh dan ketuk tombol Power. Anda akan memasuka Recovery Mode. Chromebook lama memiliki ‘tuas’ Developer Mode, sehingga Anda harus menekan ‘tuas’ tersebut.
Pada layar Recovery Mode, tekan CTRL+D, setujui prompt, dan Anda akan masuk kedalam Developer Mode.


Ketika Anda menggunakan Developer Mode, local data Chromebook Anda akan dihapus. Proses ini akan memakan waktu sekitar 15 menit.


Kapanpun Anda melakukan booting pada Chromebook, Anda akan melihat layar peringatan. Anda harus menekan tombol CTRL+D atau menunggu 30 detik untuk melanjutkan booting.

 

Memasang Crouton

Pertama-tama, Anda harus mengunduh Crouton. Klik tautan ini untuk mengunduh rilisan terbaru Crouton kedalam Chromebook Anda: http://goo.gl/fd3zc

Setelah Anda selesai mengunduh Crouton, tekan CTRL+ALT+T pada Chrome OS untuk membuka crosh terminal.

Ketikkan shell pada terminal dan tekan enter untuk memasuki shell mode Linux. Perintah ini hanya dapat berjalan jika Developer Mode diaktifkan.


Untuk memasang Crouton, yang harus Anda lakukan adalah menjalankan perintah dibawah ini. Perintah ini memasang Crouton dengan desktop Xfce dan mengenkripsi chroot untuk keamanan.

sudo sh -e ~/Downloads/crouton -t xfce

Proses pemasangan yang sebenarnya akan memakan waktu karena program diunduh dan dipasang, kira-kira satu setengah jam. Dan proses pemasangan ini hamper semuanya dijalankan secara otomatis.



Jika Anda lebih suka memasang desktop Ubuntu Unity, ganti perintah –t xfce dengan –t unity yang ada diatas. Anda bisa menjalankan perintah ini untuk melihat daftar jenis pemasangan, termasuk pemasangan tanpa desktop grafis:

sh -e ~/Downloads/crouton

Setelah melewati proses pemasangan, Anda bisa menjalankan perintah dibawah untuk memasukkan Crouton session Anda (dengan asumsi bahwa Anda memasang Crouton dengan Xfce)

sudo enter-chroot startxfce4
sudo startxfce4


Beralih Diantara Kedua Environment

Untuk beralih dari Chrome OS dan Linux dan sebaliknya, gunakan shortcut keyboard dibawah ini:

  • ARM (seperti Chromebook Samsung Series 3): Ctrl+Alt+Shift+Back dan Ctrl+Alt+Shift+Forward
  • Intel x86/AMD64 (seperti Chromebook Pixel dan Acer Chromebook): Ctrl+Alt+Back dan Ctrl+Alt+Forward ditambah Ctrl+Alt+Refresh

Jika Anda ingin keluar dari chroot, lakukan logout dari Xface desktop. Anda harus menjalankan perintah startxfce4 diatas untuk masuk ke chroot kembali.

Menghapus Crouton Dan Mengembalikan Chromebook Anda

Setelah Anda memutuskan untuk tidak menggunakan Linux lagi, Anda bisa dengan mudah mengembalikan ruang penyimpanan internal Anda kembali.

Lakukan reboot pada Chromebook secara normal untuk melihat layar peringatan. Ikuti prompt pada layar Anda (tekan spasi dan lalu tekan enter) untuk mematikan Developer Mode. Setelah mode tersebut dimatikan, Chromebook Anda akan melakukan ‘bersih-bersih’, mengembalikan Chrome OS yang bersih, aman serta ‘terkunci, dan menimpa semua perubahan yang Anda lakukan pada software Chromebook Anda.


DoYaN News