Android bisa dijalankan sama seperti virtual machine lainnya. Sama halnya menjalankan virtual machine Windows atau Linux. Metode ini membuat Anda mampu bermain-main dengan interface Android dan memasang aplikasi dalam environment penuh Android dalam komputer Anda.
Apa Yang Akan Anda Butuhkan
- Memasang VirtualBox: Unduh dan pasang VirtualBox. Jika Anda belum memilikinya.
- Unduh File ISO Android-x86: Anda bisa mendapatkan file ISO terbaru Android-x86 ISO di Google Code. Unduhlah yang terbaru, yaitu Android 4.2
Membuat Virtual Machine Android
Sekarang Anda dapat membuka VirtualBOx dan membuat virtual machine baru dengan mengklik tombol New. Lalui wizard dan konfigurasi virtual machine Anda dengan pengaturan dibawah ini:
- Operating System: Linux – Linux 2.6
- Memory Size: 512 MB
- Hard Drive Size: 3 GB or More
Selanjutknya, nyalakan virtual machine baru Anda dan point VirtualBox ke file ISO Android-x86 yang telah Anda unduh. Installer akan melakukan boot up pada virtual machine Anda.
Pilihlah opsi Installation dan tekan Enter untuk melanjutkan.
Anda harus membuat partisi untuk sistem Android. Pilihlah opsi Create/Modify partitions dan tekan Enter.
Pilihlah opsi New dengan tombola rah panah Anda dan tekan Enter untuk membuat partisi baru pada ruang kosong HDD Anda.
Pilihlah opsi Primary dan tekan Enter, dan lalu tekan Enter lagi agar partisi menggunakan seluruh virtual disk yang telah Anda buat sebelumnya.
Sorotlah opsi Bootable dan tekan Enter untuk membuat partisi agar dapat melakukan boot, dan lalu pilihlah opsi Write dan tekan Enter untuk melakukan perubahan pada virtual disk. Anda harus mengetikkan yes dan lalu menekan Enter untuk mengkonfirmasi perubahan.
Aktifkan opsi Quit dan Anda akan kembali pada layar Choose Partition. Kali ini, Anda akan melihat partisi yang telah Anda buat pada layar. Pilihlah partisi tersebut dan tekan Enter untuk memasang Android.
Pilihlah sistem file ext3, dan pilihlah Yes untuk melakukan format pada partisi.
Pilihlah Yes untuk memasang bootloader GRUB, dan lalu Yes untuk memasang direktori /system sebagai direktori read-write.
Setelah Anda selesai, Anda dapat menghapus file ISO dan melakukan reboot pada virtual machine Anda.
Android seharusnya akan melakukan boot up sama seperti sistem operasi lainnya pada virtual machine. Karena Android adalah sistem untuk smartphone atau PC tablet, Anda harus melewati proses setup dan menyediakan informasi akun Google Anda (opsional). Lewati layar setup Wi-Fi. Android akan menggunakan sambungan Internet standar virtual machine Anda.
Jika kursor tetikus Anda tidak bekerja, klik pada menu Machine dan pilihlah opsi Disable Mouse Integration, dan Anda akan melihat kursor tetikus Anda. Klik didalam virtual machine dan Anda akan melihat kursor tetikus. Tekan tombol host yang ada pada sudut kana bawah jendela virtual machine untuk ‘melepaskan’ kursor tetikus dari virtual machine.
Anda akan melakukan booting kedalam environment live Android, lengkap dengan aplikasi Google seperti Gmail, Maps, dan juga Play Store untuk memasang aplikasi lainnya.
Android didesain dengan input sentuhan, tetapi Anda juga bisa menggunakan tetikus dan keyboard. Artinya, tetikus dan keyboard Anda akan berfungsi seperti input device sentuh. Jangan coba-coba melakukan sesuatu yang membutuhkan multi-touch.
Semoga bermanfaat.






























